Sejarah Internet Dunia

AbahVsan | 02.05 | 0 comments
Perangkat Pembelajaran

Satuan Pendidikan :
SMA
Kelas / Jurusan :
XI / Umum
Tahun Ajaran :
2012/2013

BBN Tim Proyek ARPA
Sejarah Internet dimulai pada tahun 60-an, yaitu ketika Levi C. Finch dan Robert W. Taylor mulai melakukan penelitian tentang jaringan global dan masalah interoperabilitas. Selanjutnya, beberapa program penelitian mulai dilakukan untuk melihat mekanisme pengaitan jaringan-jaringan yang berbeda secara fisik. Salah satu solusi yang muncul dari penelitian-penelitian tersebut adalah teknik packet switching. Pada teknik packet switching, data atau file berukuran besar yang akan dikirim melalui jaringan komputer terlebih dahulu dipotong menjadi paket kecil-kecil agar lebih mudah ditangani dan lebih Andal. Peneliti utama dalam pengembangan packet switching ini adalah Donald Davies (NPL), Paul Baran (RAND Corporation), Leonard Kleinrock dan kawan-kawan (MIT) dan UCLA Research Programs.

Pada tahun 1969, Robert Taylor yang baru dipromosikan sebagai kepala kantor pemrosesan informasi di DARPA (Badan Riset Angkatan Bersenjata Amerika Serikat) bermaksud mengimplementaskan ide untuk membuat sistem jaringan yang saling terhubung. Bersama Larry Robert dari MIT, Robert Taylor memulai proyek yang kemudian dikenal sebagai ARPANET. Sambungan pertama ARPANET terbentuk antara University of California, Los Angeles (UCLA) dan Stanford Research Institute (SRI) pada jam 22:30 tanggal 29 Oktober 1969. Pada tanggal 5 Desember 1969, ada dua jaringan lagi yang yang bergabung, yakni University of Utah dan University of California, Santa Barbara sehingga total terdapat empat (4) simpul jaringan. ARPANET yang berbasis pada teknologi ALOHAnet berkembang sangat cepat. Pada tahun 1981, jumlah simpul yang tersambung menjadi 213.

Selain jaringan untuk penelitian seperti ARPANET dan X.25, para hobbiis komputer juga mengembangkan teknik jaringan sendiri yang kemudian cukup populer, yaitu UUCP. Masalah terbesar pada teknik ini adalah bagaimana supaya berbagai jenis peralatan jaringan, seperti telepon, radio, kabel LAN yang secara fisik sangat berbeda dapat berkomunikasi satu sama lain. Keberagaman media fisik jaringan mendorong pengembangan tatacara komunikasi (protokol komunikasi) yang mampu melakukan internetworking, sehingga banyak jaringan kecil dapat saling tersambung menjadi satu menjadi jaringan komputer maha besar.

Kumpulan tata cara komunikasi atau protokol Internet memungkinkan jaringan komputer dibangun menggunakan saluran fisik yang berbeda. Dalam bahasa yang sederhana, komputer yang terhubung menggunakan telepon, dapat berkomunikasi dengan komputer yang tersambung ke jaringan LAN maupun jaringan radio. Hal ini mendorong terjadinya inter-network (antar jaringan) secara global yang kemudian hari kita kenal sebagai “Internet”.

Selain protokol Internet, hal lain yang tidak kalah penting dalam perkembangan Internet adalah metode pengalamatan di Internet. Jon Postel dari Information Science Institute (ISI) di University of Southern California (USC) adalah orang yang sangat berjasa di balik berbagai alokasi alamat IP Internet, manajemen Domain Name System (DNS), tipe media, dan berbagai alokasi nomor untuk tata cara komunikasi penting di Internet. Hingga wafatnya pada tanggal 16 Oktober 1998, Jon Postel mengelola Internet Assigned Numbers Authority (IANA). Pada tanggal 21 Juli 1998, Jon Postel memperoleh Silver Medal dari International Telecommunications Union (ITU) atas jasa-jasanya membangun Internet di dunia. Saat ini, IANA dioperasikan oleh Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN).

Komersialisasi dan privatisasi Internet mulai terjadi pada tahun 1980-an di Amerika Serikat dengan di ijinkannya Internet Service Provider (ISP) untuk beroperasi. Internet mulai booming pada tahun 1990-an. dan menjadi kunci pemicu perubahan dalam budaya dan dunia usaha. Internet menawarkan pola komunikasi cepat menggunakan e-mail, diskusi bebas di forum, dan Web.

Materi TIK Kelas IX Semester 1 BAB I - Mengenal Internet

AbahVsan | 21.17 | 0 comments

A.     Pengertian Intranet
Intranet merupakan perkembangan dari LAN (Local Area Network ) dengan mengadopsi teknologi internet. Intranet merupakan sebuah jaringan privat (khusus) dengan sistem dan prinsip yang sama dengan internet. Dengan demikian intranet adalah jaringan internal perusahaan, lembaga pendidikan, organisasi, dan lain-lain yang menggunakan arsitektur, protocol, dan aplikasi yang sama seperti internet.
Dapat diibaratkan intranet merupakan internet yang dibuat dalam lingkup lokal. Seperti halnya dengan internet, permasalahan yang kerap muncul adalah masalah keamanan data mengingat jaringan telekomunikasi komersil yang dipakai bersifat umum (public service communication network).

Intranet biasanya digunakan oleh perusahaan, lembaga pendidikan, organisasi, dll dengan dilengkapi sebuah atau beberapa server untuk keperluan internal seperti menyimpan data, menyimpan arsip,dll.

1.       Keuntungan menggunakan intranet
a.    Produktivitas kerja, membantu pengguna untuk menemukan informasi secara  cepat,menggunakan aplikasi yang sesuai dengan pekerjaan dan tanggung jawabnya, serta mengakses data base yang diperlukan.
b.         Efesiensi waktu, dapat memberikan informasi secara cepat dan mengakses informasi yang sesuai untuk mereka sekaligus.
c.          Komunikasi, memberikan fasilitas yang memungkinkan komunikasi efektif di dalam sebuah organisasi, baik verikal maupun horizontal.
d.         Sistem publikasi suatu web, memungkinkan data-data organisasi diakses secara mudah.
e.          Efektivitas biaya, pengguna dapat melihat atau membaca data melalui web browser, tidak perlu membaca secara fisik seperti buku.
f.          Keseragaman informasi, menjamin keseragaman informasi yang diterima karena semua pengguna melihat informasi yang sama.
g.          Mengingatkan kerja sama, dengan informasi yang diakses oleh semua pengguna, kualitas kerja tim akan meningkat.
2.       Kelemahan menggunakan intranet
a.          Informasi yang salah mengurangi efektivitas kerja.
b.         Ada kemungkinan untuk mengirim hal-hal yang kurang sesuai, hal ini perlu adanya tanggung jawab yang besar setiap pengguna.
c.          Perlu adanya pelatihan karyawan.
d.         Diperlukan tenaga ahli untuk membangun dan mengembangkan intranet.
e.          Pertimbangan keamanan data, karena pengguna bisa saja mengirim pesan yang sensitive.
f.          Jika tidak dikontrol dengan baik, dapat terjadi overload (data penuh).
B.     Pengertian Internet
Internet (Interconnected Networking) adalah sekumpulan komputer yang terhubung menjadi satu dalam sebuah jaringan komputer yang berada di seluruh dunia. Karena internet merupakan sebuah jaringan maka sebuah komputer yang terhubung dengan internet maka akan terhubung dengan komputer yang berada di seluruh dunia. Hingga saat ini diperkirakan ada 20.000.000 lebih jaringan yang terhubung dengan internet. Komputer yang terhubung dengan jaringan internet akan dapat mengakses berbagai informasi secara gratis dengan jumlah yang tidak terbatas.
Internet dapat dikatakan sebagai sumber data dan informasi serta sarana pertukaran data dan informasi tanpa adanya jarak fisik dari komputer dan dalam waktu yang sangat cepat.
Jaringan yang menjangkau seluruh dunia dan dengan menggunakan fasilitas internet, kita dapat saling bertukar informasi secara global di seluruh dunia tanpa batas institusi, dimensi ruang dan waktu bahkan dapat menembus birokrasi dan protokoler. Dengan adanya internet dimungkinkan setiap orang dapat mengakses informasi yang tersimpan di dalam komputer di belahan dunia yang lain.

C.     Sejarah Perkembangan Internet
Perkembangan internet berawal dari diperkenalkannya telepon komersial pada tahun 1877, disusul tahun 1915 para peneliti berhasil membuat percakapan telepon antar benua yang pertama yaitu dari New York ke San Fransisco. Tahun 1927 AT&T membangun telepon transatlantik komersial di London menggunakan radio dua arah.
Tahun 1957 tepatnya tanggal 4 Oktober Uni Soviet meluncurkan Sputnik yang merupakan satelit bumi yang pertama kalinya diluncurkan. Menindaklanjuti diluncurkannya Sputnik pada tahun 1958 Departemen Amerika Serikat mendirikan ARPA (Advenced Research Projects Agency) untuk mengarahkan proyek dalam bidang riset dan pengembangan. Pada tahun 1960 satelit komunikasi Echo mulai diluncurkan dan pada bulan Maret diterbitkan Man-Komputer Symbiosis oleh Joseph Licklider.
Tahun 1962 ATT mulai menjual modem komersial yang pertama yaitu Bell 103, modem tersebut mempunyai kecepatan 300 bit per detik atau 300 baud. Pada tahun ini mulai diterbitkan On-Line Man-Komputer Communication yang membahas konsep tentang Galactic Network yang memungkinkan orang untuk mengakses data dari sembarang situs yang di hubungkan melalui jaringan besar. Tahun 1965 Ted Nelson mencetuskan istilah “hypertext” yang kemudian tercipta sebuah perintah Mail.
Tahun 1968 DARPA (Defense Advanced Research Projects Agency) bekerja sama dengan BBN (Bolt, Beranek & Newman) untuk membuat ARPANET (US Defense Advanced Research Projects Agency) atau Departemen Pertahanan Amerika. Tahun 1969 jaringan tersebut kemudian dipergunakan untuk keperluan penelitian oleh perguruan tinggi yang dimulai oleh University of California, Stanford Research Institute dan University of Utah. Penelitian ini berupa pembuatan jaringan komputer yang tersebar untuk menghindarkan terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan. Jadi bila satu bagian dari sambungan network terganggu dari serangan musuh, jalur yang melalui sambungan itu secara otomatis di pindahkan ke sambungan lainnya. Setelah itu internet digunakan oleh kalangan akademis (UCLA) untuk keperluan penelitian dan pengembangan teknologi.
Tahun 1980-an, ARPANET terpecah menjadi dua jaringan, yaitu ARPANET dan Milnet (sebuah jaringan militer), akan tetapi keduanya mempunyai hubungan sehingga komunikasi antar jaringan tetap dapat dilakukan. Pada mulanya jaringan interkoneksi ini disebut DARPA Internet, tapi lama-kelamaan disebut sebagai internet saja. Sesudahnya, internet mulai digunakan untuk kepentingan akademis dengan menghubungkan beberapa perguruan tinggi.
Tahun 1986 internet mulai dipergunakan secara bebas serta terbuka untuk kalangan umum. Pada tahun ini lahir NSFNET (National Science Foundation Network) yang dapat menghubungkan para periset di seluruh negeri dengan 5 buah pusat super komputer. Jaringan ini kemudian berkembang untuk menghubungkan berbagai jaringan akademis lainnya yang terdiri atas universitas dan konsorsium-konsorsium riset. NSFNET kemudian mulai menggantikan ARPANET sebagai jaringan riset utama di Amerika tepatnya pada bulan Maret 1990 ARPANET secara resmi dibubarkan. Saat NSFNET dibangun, berbagai jaringan internasional didirikan dan dihubungkan ke NSFNET. Australia, negara-negara Skandinavia, Inggris, Perancis, Jerman, Kanada dan Jepang segera bergabung kedalam jaringan ini.
Sebelum terciptanya WWW (World Wide Web) internet hanya berupa layanan berbasis teks (email/message) dan layanan yang mirip dengan WWW yaitu Gopher, baru kemudian tahun 1992 WWW (World Wide Web) mulai diluncurkan oleh CERN (Laboratorium Fisika Partikel di Swiss) dengan nama awalan Viola.
Pada tahun 1993 ketika InterNIC didirikan untuk menjalankan layanan pendaftaran domain. Bersamaan dengan itu, Gedung Putih (White House) mulai online di internet dan pemerintah Amerika Serikat meloloskan National Information Infrastructure Act. Penggunaan internet secara komersial dimulai pada 1994 dipelopori oleh perusahaan Pizza Hut, dan Internet Banking pertama kali diaplikasikan oleh First Virtual. Setahun kemudian, Compuserve, America Online, dan Prodigy mulai memberikan layanan akses ke internet bagi masyarakat umum.
Tahun 1994 Indonesia baru dapat tersambung dengan layanan internet komersial. Perguruan tinggi yang pertama kali menggunakan internet adalah Universitas Indonesia melalui gateway yang menghubungkan universitas dengan network di luar negeri.
Tahun 1995 sudah diperkirakan lebih dari 27 juta penduduk yang menjadi pengguna internet. Tahun 1999 diperkirakan pengguna internet mencapai 195 juta orang. Tahun 2001 pengguna internet mencapai 2,4 juta orang. Tahun 2003 sejumlah 502 juta orang. Tahun 2004 jumlah pengguna internet mencapai 4,2 juta.Tahun 2005 diperkirakan 1 miliar penduduk akan tersambung ke internet bahkan sampai 5 juta per orang.
Pada tahun ini kemajuan internet kian pesat. Banyak orang dari berbagai kalangan mulai menggunakannya. Baik itu dari kalangan orang dewasa dan anak-anak. Sekelompok orang yang mengendalikan internet sedang mencoba untuk membuat TCP/IP baru yang dapat menyediakan miliaran alamat.
D.     Aplikasi Internet
Saat ini terdapat banyak sekali aplikasi internet yang kemudian dapat digunakan untuk berbagai bidang seperti pendidikan, militer, kesehatan, hiburan, media massa, industri dan masih banyak lagi. Aplikasi internet diantaranya yaitu :
1.     WWW (World Wide Web)
Istilah singkatnya W3 (three doubleyou). WWW atau web adalah sebuah sistem di mana informasi dalam bentuk teks, gambar, suara dan lain-lain yang tersimpan dalam sebuah internet  webserver dipresentasikan dalam bentuk hypertext. WWW merupakan dokumen-dokumen internet yang tersimpan di server-server yang terdapat di seluruh dunia. Format WWW adalah hypertext dan hypermedia dengan menggunakan Hypertext Markup Language (HTML). Membuat file berformat HTML ini dapat secara perintah manual yang diketik dalam program Notepad (dengan penyimpanan ekstension diubah menjadi *.html) atau melalui berbagai macam program pembuatan dokumen untuk WWW (contoh yaitu Microsoft Front Page).Dengan program ini file HTML dapat di lihat melalui preview yang sudah tersedia. HTML mempunyai kemampuan untuk menghubungkan sebuah dokumen dengan dokumen yang lain. Contoh dari WWW adalah www.suaramerdeka.com.
Website mempunyai fungsi yang bermacam-macam, tergantung dari tujuan dan jenis website yang dibangun, tetapi secara garis besar dapat berfungsi sebagai : 
1)      Media promosi
2)      Media informasi
3)      Media pendidikan
4)      Media komunikasi 
5)      Media pemasaran
2.     Email (Electronic Mail)
Email adalah sistem surat menyurat melalui komputer yang saling terhubung dengan jaringan global. Email merupakan surat elektronik yang memungkinkan pengguna untuk mengirimkan surat, cerita, puisi bahkan bisa juga mengirimkan berupa file dokumen, gambar, musik, film dan sebagainya. Dengan demikian e-mail berfungsi sebagai alat komunikasi untuk pengiriman/penerimaan yang hanya berisikan data elektronik.
Fasilitas yang dimiliki oleh email adalah membalas surat seperti Reply of Author, Reply to All, meneruskan surat Forward sekaligus menambahkan dengan Forward Attache, mengirim surat dengan Send Receive, dan email yang kita kirim dapat disimpan dalam sent item. Dengan menggunakan email kita dapat berkomunikasi dengan cepat dan murah tidak hanya dalam satu daerah atau satu kota melainkan dapat mengirim ke seluruh dunia. Penggunaan email hampir mirip dengan kita mengirim surat melalui kantor pos yaitu dengan menuliskan alamat email kita dan alamat email yang kita tuju. Salah satu contoh alamat email adalah chanthiqs_des04@yahoo.co.id.
3.     Newsgroup
 Newsgroup adalah aplikasi internet yang digunakan untuk berkomunikasi antar satu dengan yang lainnya dalam sebuah forum dengan ketertarikan dan kepentingan yang sama dalam membahas topik-topik tertentu. News Group merupakan kelompok diskusi dalam UseNet yang membahas suatu topik masalah tertentu yang memiliki server sendiri. Sarana yang digunakan dapat berupa multimedia (audio visual) dengan menggunakan fasilitas konferensi video, bias berupa teks saja atau teks dan audio dengan menggunakan fasilitas chat (IRC). Gambaran newsgroup hampir mirip dengan sebuah majalah dinding dimana yang tergabung di dalamnya dapat dengan bebas mengemukakan pendapatnya.
Adapun fungsi newsgroup diantaranya adalah:
1)      Tempat mencari informasi
2)      Tempat berkumpul dengan orang-orang yang satu fikiran
3)      Tempat yang paling bebas mengungkapkan pendapat
4)      Sebagai forum perbincangan
4.     Mailing List
Mailing List atau sering juga disebut milis adalah aplikasi internet yang digunakan sebagai sarana diskusi atau bertukar informasi dalam satu kelompok melalui email. Setiap kali berkirim email ke alamat milis maka akan dikirimkan ke seluruh alamat email yang terdaftar sebagai anggota milis. Fasilitas ini digunakan oleh kelompok-kelompok untuk bertukar informasi dan berdiskusi sesama anggota kelompok milis yang mempunyai sifat yang sama dengan email.
5.     IRC(Internet Relay Chat)
IRC biasa disebut “chat” adalah sebuah bentuk komunikasi di internet yang menggunakan sarana baris-baris tulisan yang diketikan melalui keyboard. IRC berfungsi sebagai sarana untuk melakukan percakapan di internet. Istilah bercakap-cakap di internet adalah chatting. Cara kerja chatting yaitu dengan kita mengetik apa saja yang ingin kita katakan dengan teman chatting kita dalam bentuk teks. Dengan chatting kita dapat bercakap-cakap dengan semua orang di seluruh dunia. Saat ini chatting sudah merebak dengan diikuti gaya bahasa tersendiri untuk berkomunikasi.
6.     FTP (File Transfer Protocol)
FTP adalah aplikasi internet yang digunakan untuk mengirimkan atau mengambil file ke atau dari komputer lain. FTP biasanya digunakan untuk download (mencari/mengambil file dari sebuah situs). File ini bisa berupa hasil penelitian, artikel, gambar, lagu. Aplikasi FTP  prinsipnya memindahkan file antar host dan berupa konsep client-server, yang interaktif, keamanan lebih terjamin, bisa otorisasi, tidak semua client bisa akses.
Adapun fungsi dari FTP diantaranya:
1)      Sebagai sarana untuk mengirimkan atau mengambil file ke atau dari komputer lain.
2)      Sebagai sarana pendukung untuk kepentingan pertukaran maupun penyebarluasan sebuah file melalui jaringan internet.
3)      Sebagai sarana  untuk melakukan proses upload suatu halaman web ke webserver agar dapat diakses oleh pengguna internet lainnya.
7.     Telnet
Telnet adalah aplikasi internet yang digunakan untuk mengakses komputer yang berjarak jauh. Telnet dapat digunakan apabila mempunyai alamat IP (IP Address) dari komputer yang akan diakses dan kita juga harus mempunyai hak akses berupa User ID dan password. IP Address merupakan bilangan biner 32 bit yang pada setiap 8 bitnya dipisahkan dengan tanda pemisah berupa tanda titik. Contoh IP Address adalah 192.168.50.1. Telnet berfungsi untuk mengakses remote komputer (komputer yang letaknya di lokasi lain), membaca file dan data juga menggunakan remote komputer untuk pelayanan yang lain. 
8.     Gopher
Gopher adalah aplikasi internet yang digunakan untuk mencari informasi yang ada di internet yang hanya terbatas pada teks saja. Gopher merupakan program internet yang digunakan untuk mempermudah pencarian, penarikan dan pengambilan informasi (navigasi), kerena menyediakan struktur berbentuk menu direktori dan sub direktori. Untuk bisa mengakses Gopher kita harus menghubungkan dengan Gopher server yang ada di internet.
Adapun fungsi dari gopher diantaranya:
1)      Pemakai tidak perlu mengetahui alamat yang khusus pada komputer yang mereka akses.
2)      Merupakan sistem yang memungkinkan para pemakai internet dapat mengakses.
3)      Sistem dimana pemakai dapat mengakses informasi dengan menggunakan hirarki.
9.     Ping (Packet Internet Gopher)
Ping adalah aplikasi internet yang digunakan untuk mengetahui apakah komputer kita sudah terkoneksi atau terhubung dengan komputer yang lain di internet. Pengecekan dapat dilakukan dengan mengirimkan sebuah paket data.
Adapun fungsi Ping diantaranya adalah:
1)      Untuk mengecek hubungan antara dua komputer atau lebih di internet atau yang terhubung di LAN (Local Area Network).
2)      Untuk mem-verifikasi bahwa alamat protokol internet tertentu ada dan dapat menerima permintaan-permintaan.
3)      Untuk memastikan bahwa satu komputer yang sedang dituju sedang aktif dan memberikan respon balik.
10. Facebook
Facebook adalah website jaringan sosial dimana para pengguna dapat bergabung dalam komunitas seperti kota, kerja, sekolah, dan daerah untuk melakukan koneksi dan berinteraksi dengan orang lain. Orang juga dapat menambahkan teman-teman mereka, mengirim pesan, dan memperbarui profil pribadi agar orang lain dapat melihat tentang dirinya.
Facebook didirikan oleh Mark Zuckerberg, seorang lulusan Harvard dan mantan murid
Ardsley High School diluncurkan pertama kali pada 4 Februari 2004 dan awalnya hanya
untuk siswa Harvard College. Dalam dua bulan selanjutnya, keanggotaannya diperluas ke
sekolah lain di wilayah Boston (Boston College, Boston University, MIT, Tufts), Rochester, Stanford, NYU, Northwestern, dan semua sekolah yang termasuk dalam Ivy League.
Adapun fungsi facebook diantaranya adalah:
1.      Untuk Silaturahmi, antar teman lama, teman baru, dan keluarga.
2.      Untuk menghimpun keluarga famili, saudara, kerabat yang tersebar,
3.      Sebagai media diskusi, media dakwah, tukar informasi dan mengajak kebaikan.
4.      Sebagai media iklan, baik ikan gratis dengan cara posting maupun iklan berbayar yang telah disediakan.
5.      Membangun komunitas kelompok tertentu, sekolah tertentu, suku tertentu, agama tertentu, hoby tertentu.
6.      Melatih berkomunikasi, melatih menulis, mengeluarkan pendapat, melatih berkomentar.
7.      Untuk media menyimpan photo keluarga, photo kenangan dan video yang sekaligus bisa di share.

Membuat Kwitansi Mengunakan Microsoft Word

AbahVsan | 20.45 | 0 comments

Untuk membuat kwitansi kita menggunakan program yang umum saja, yakni Microsoft Word. Sebenarnya membuat kuitansi dengan menggunakan Microsoft Word terserah dari pembaca, namun disini penulis hanya memberikan contoh yang ‘sedikit mirip’ dengan kuitansi yang beredar.

Dalam tulisan kali ini, penulis mencoba memberikan langkah-langkah yang diperlukan untuk membuatnya. Pembaca boleh melewati jika hal ini sudah dikuasai.

Pertama; Aturlah margin dan ukuran kertas yang akan dibuat. Jika ingin sama seperti kwitansi yang ada di toko, maka atur sesuai ukuran. Namun jika menginginkan dengan kertas standar (F4 atau A4) supaya lebih mudah. Maka aturlah sesuai ukurannya.

Kedua; Berilah bingkai pada kertas menggunakan Borders and Shading. Jika menggunakan Microsoft Office 2003, klik Format → Borders and Shading. Jika menggunakan Microsoft Office 2007/ 2010, klik Page Borders di tab Page Layout.

Ketiga; Pilihlah jenis border dan ukuran yang sesuai. Pilih jenis border yang sedikit mendekati bingkai pada kuitansi asli dan aturlah ukuran supaya sesuai. Pengaturan jenis bingkai dan ukuran seperti pada gambar berikut :


Keempat; Tulislah teks seperti nomor, telah terima dari, dll. Aturlah jenis huruf dan ukurannya. Dalam hal kami menggunakan jenis huruf Brush Script MT 15 pt. Atur juga tabulasi yang ada.

Kelima; Buatlah sebuah objek untuk diletakkan di sebelah kanan teks. Objek ini nantinya diberi isi berupa Pattern. Untuk memberi pattern, caranya klik kanan objek, pilih Format Autoshape/ Properties. Pada tab Colors and Lines, klik tombol Fill Effect. Pilih corak yang sesuai pada tab Pattern.

Silahkan download contohnya disini.

Cara Membuat Mail Merge Di Word 2007

AbahVsan | 20.38 | 0 comments

Mail merge atau surat masal adalah salah satu fasilitas di Ms Word untuk mempermudah user melakukan pekerjaan dengan hanya membuat satu format surat namun dengan berbagai tujuan alamat dan nama yang berbeda. Tentu hal ini akan sangat mempermudah sekali pekerjaan kita. Kita tidak perlu lagi mengetik satu persatu tujuan dan nama alamat yang dituju, cukup hanya dengan mengetik daftar nama serta alamat yang dikehendaki maka nama, alamat yang dibuat akan langsung bergabung atau merger dengan format surat tadi.
Tidak hanya format surat saja kegunaan mail merge ini, Jika kita mengetik dengan format yang sama atau blanko formulir yang sama namun dengan isian yang berbeda, maka mail merge lah solusinya. Cukup buat format blangko atau formulir yang dikehendaki dan membuat daftar isian formulir, maka sudah cukup. Hasilnya, setiap isian dari formulir tersebut akan silih berganti sesuai dengan daftar yang telah dibuat.
Untuk membuat mail merge berikut ini adalah langkah-langkahnya :
  1. Buat dokumen terlebih dahulu (bisa berupa surat, blangko formulir, atau dokumen yang lain)
  2. Klik ribbon Mailings kemudian klik Start Mail Merge, pilih Step by Step Mail Merge Wizard

    membuat mail merge
  3. Akan muncul panel Mail Merge disebelah kanan jendela Word anda.
  4. Pada Select document type pilih Letters kemudian klik Next pada bagian bawah untuk melanjutkan.

    membuat mail merge
  5. Pilih Use the current document kemudian klik Next

    membuat mail merge
  6. Pada pilihan select recipients, jika anda belum membuat daftarnya pilih saja Type a new list kemudian klik Create.

    membuat mail merge
  7. Akan muncul jendela New Address list. Untuk memudahkan pekerjaan kita nantinya sebaiknya kolom yang ada dihapus kemudian dibuat kolom isian yang baru sesuai dengan yang dibutuhkan.
    • Klik Customize columns

      membuat mail merge
    • Pilih filed name kemudian klik tombol delete, sampai semua nama kolom terhapus.

      membuat mail merge
    • Untuk membuat field name baru klik Add kemudian beri nama sesuai dengan kebutuhan (seperti Nama, Alamat, dsb)

      membuat mail merge
    • Tambahkan beberapa filed sesuai dengan kebutuhan anda.
    • Jika dirasa sudah cukup klik OK

      membuat mail merge
    • Muncul jendela New address list. Masukkan data-data yang dibutuhkan sampai selesai, kemudian klik OK

      membuat mail merge
    • Untuk menghapus entry klik pada entry yang mau dihapus kemudian klik delete. Untuk menambah entry baru klik pada new entry.
    • Simpan pada folder dimana tempat dokumen tersimpan kemudian klik Save.

      membuat mail merge
    • muncul daftar list yang sudah siap untuk dimasukkan. Untuk memasukkan semua beri tanda centang pada kotak yang ada, atau bisa anda pilih sendiri sesuai kebutuhan daftar yang ada dengan menghilangkan tanda centang pada list tersebut.

      membuat mail merge
  8. Klik Next : Write your letter untuk melajutkan
  9. Sampai disini kita akan memasukkan daftar field yang telah kita buat tadi untuk dimasukkan pada dokumen. Arahkan kursor pada tempat filed diletakkan.

    membuat mail merge
  10. Pada pilihan write your letter, pilih More item

    membuat mail merge
  11. Pada jendela yang muncul pilih nama filed sesuai dengan dokumen kemudian klik insert

    membuat mail merge
  12. Ulangi langkah diatas sampai data diisi dengan field yang sesuai. Sehingga tampilannya akan seperti dibawah ini.

    membuat mail merge
  13. kemudian klik Next untuk melihat hasil merge data. Klik tanda panah kekanan atau kekiri pada preview your letters untuk melihat hasil.

    membuat mail merge

    membuat mail merge
  14. Jika ada yang masih salah datanya bisa diubah datanya pada edit recipient list. Jika sudah cukup klik Next untuk complete the merger.
  15. Terdapat dua pada pilihan complete merger yaitu Print dan Edit individual letters. Jika anda pilih merger print, maka data merger akan langsung dicetak melalui printer. Jika dipilih Edit individual letters maka data akan ditampilkan pada beberapa halaman langsung di Ms Word. Silahkan pilih sesuai kebutuhan.

    membuat mail merge

Materi TIK KLS-VII Semester I

AbahVsan | 20.19 | 0 comments

Bagi Siswa kelas VII silahkan mendownload Materi TIK Kelas VII Semester-1. Semuanya harus di download (modul 1 s.d. modul 3)

1. Modul-1
2. Modul-2
3. Modul-3

Kelebihan dan Kekurangan Internet

AbahVsan | 02.03 | 0 comments
Perangkat Pembelajaran

Satuan Pendidikan :
SMA
Kelas / Jurusan :
XI / Umum
Tahun Ajaran :
2012/2013
Manfaat Internet
Internet untuk Pendidikan
Dewasa ini, penggunaan internet telah merasuk pada hampir semua aspek kehidupan, baik sosial, ekonomi, pendidikan, hiburan, bahkan keagamaan. Pendeknya apa saja yang dapat terpikirkan ada di Internet!

Kita dapat mengetahui berita-berita teraktual hanya dengan mengklik situs-situs berita di web. Demikian pula dengan kurs mata uang atau perkembangan di lantai bursa, internet dapat menyajikannya lebih cepat dari media manapun. Para akademisi merupakan salah satu pihak yang paling diuntungkan dengan kemunculan internet. Aneka referensi, jurnal, maupun hasil penelitian yang dipublikasikan melalui internet tersedia dalam jumlah yang berlimpah. Para mahasiswa tidak lagi perlu mengaduk-aduk buku di perpustakaan sebagai bahan untuk mengerjakan tugas-tugas kuliah. Cukup dengan memanfaatkan search engine, materi-materi yang relevan dapat segera ditemukan.

Selain menghemat tenaga dalam mencarinya, materi-materi yang dapat ditemui di internet cenderung lebih up-to-date. Buku-buku teks konvensional memiliki rentang waktu antara proses penulisan, penerbitan, sampai ke tahap pemasaran. Kalau ada perbaikan maupun tambahan, itu akan dimuat dalam edisi cetak ulangnya, dan itu jelas membutuhkan waktu. Kendala semacam ini nyaris tidak ditemui dalam publikasi materi ilmiah di internet mengingat meng-upload sebuah halaman web tidaklah sesulit menerbitkan sebuah buku. Akibatnya, materi ilmiah yang diterbitkan melalui internet cenderung lebih aktual dibandingkan yang diterbitkan dalam bentuk buku konvensional.

Kelebihan sarana internet yang tidak mengenal batas geografis juga menjadikan internet sebagai sarana yang ideal untuk melakukan kegiatan belajar jarak jauh, baik melalui kursus tertulis maupun perkuliahan. Tentu saja ini menambah panjang daftar keuntungan bagi mereka yang memang ingin maju dengan memanfaatkan sarana internet.

Internet juga berperan penting dalam dunia ekonomi dan bisnis. Dengan hadirnya ecommerce, kegiatan bisnis dapat dilakukan secara lintas negara tanpa pelakunya perlu beranjak dari ruangan tempat mereka berada.

Internet juga merambah bidang keagamaan, bidang yang biasanya jarang mengadaptasi perkembangan teknologi. Disini internet dimanfaatkan untuk sarana dakwah maupun diskusi-diskusi keagamaan. Di Indonesia, jaringan-jaringan seperti Isnet (Islam) maupun ParokiNet (Katolik) telah lama beroperasi dan memberikan manfaat yang besar bagi umat. Kegiatan sosial seperti pengumpulan zakat dan Infaq dapat dilaksanakan secara cepat melalui sarana internet.

Bagi mereka yang gemar bersosialisasi atau mencari sahabat, internet menawarkan berjuta kesempatan. Baik melalui email maupun chatroom, para pengguna internet dapat menjalin komunikasi dengan rekan-rekannya di segala penjuru dunia dalam waktu singkat dan biaya yang relatif murah. Apabila dalam surat menyurat konvensional yang menggunakan jasa pos, sebuah surat bisa menghabiskan waktu berminggu-minggu dalam perjalanan lintas benua, maka sebuah email hanya membutuhkan hitungan detik untuk dapat menjangkau segala sudut dunia.

Biaya komunikasi lintas benua dapat lebih ditekan lagi. Dengan hadirnya teknologi VoIP (Voice over Internet Protocol), pengguna telepon tidak lagi perlu mengeluarkan biaya sambungan telepon internasional yang sangat mahal untuk menghubungi kolega atau keluarga di luar negeri. Teknologi ini memungkinkan kita melakukan percakapan telepon internasional dengan ongkos yang hanya sedikit lebih mahal dari biaya pulsa telepon lokal.

Bagi yang berniat mencari hiburan, internet menawarkan pilihan yang berlimpah. Dengan memanfaatkan game server, seseorang dapat bermain game bersama lawan dari negara lain melalui jaringan internet. Pecinta musik juga semakin dimanja dengan hadirnya klipklip MP3 dari lagu-lagu favorit. Bagi yang haus akan informasi dari dunia entertainment, internet adalah surga dengan berlimpahnya situs-situs web para artis, baik nasional maupun internasional.

Kekurangan Internet

Sebagaimana hal-hal lain di dunia, internet selain menawarkan manfaat, juga menyimpan kerugian. Berlimpahnya informasi yang tersedia dari bermacam-macam sumber membuat para netters harus jeli dalam memilah-milah. Maklum, karena sifatnya yang bebas, maka tidak sulit bagi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk memajang informasi yang menyesatkan, atau bahkan yang menjurus ke arah fitnah. Tidak semua informasi yang didapat melalui sarana internet terjamin akurasinya. Dalam hal ini, para
pengguna internet sangat dituntut kejeliannya agar tidak terlampau mudah percaya terhadap informasi-informasi yang tidak jelas, baik sumber maupun kredibilitas penyedianya.

Pembajakan karya intelektual juga merupakan salah satu ekses negatif dalam penggunaan internet. Tahukan anda bahwa format musik MP3, video yang populer itu hampir semuanya ilegal? Dan materi ilegal semacam ini dapat dengan mudah menyebar berkat "jasa" internet.

Disamping contoh-contoh diatas, masih tak terhitung lagi sisi gelap dari penggunaan internet. Tidak heran, beberapa negara yang terhitung "konservatif", seperti Arab Saudi dan China, membatasi secara ketat akses internet bagi warganya.

Kemudahan dan kenyamanan dalam berkomunikasi via internet juga ditengarai membuat banyak netters kehilangan kesempatan, bahkan kemampuan, untuk berkomunikasi secara personal. Mereka tenggelam dalam keasyikan ber-chatting atau ber-email dengan teman di dunia maya hingga melupakan sosialisasi di dunia nyata. 

Terlepas dari segala ekses negatif tersebut, internet tetaplah hanya sekedar sarana. Ia hanyalah alat, bukan tujuan. Di tangan para penggunanyalah internet dapat memberikan manfaat atau malahan justru kerugian.

Kejahatan di Internet
Sebagaimana di dunia nyata, internet sebagai dunia maya juga banyak mengundang tangan-tangan kriminal dalam beraksi, baik untuk mencari keuntungan materi maupun sekedar untuk melampiaskan keisengan. Hal ini memunculkan fenomena khas yang sering disebut cybercrime (kejahatan di dunia cyber).

Dalam lingkup cybercrime, kita sering menemui istilah hacker. Penggunaan istilah ini dalam konteks cybercrime sebenarnya kurang tepat. Istilah hacker biasanya mengacu pada seseorang yang punya minat besar untuk mempelajari sistem komputer secara detail dan bagaimana meningkatkan kapabilitasnya. Besarnya minat yang dimiliki seorang hacker dapat mendorongnya untik memiliki kemampuan penguasaan sistem yang diatas rata-rata kebanyakan pengguna. Jadi, hacker sebenarnya memiliki konotasi yang netral. Adapun mereka yang sering melakukan aksi-aksi perusakan di internet lazimnya disebut sebagai cracker (terjemahan bebas: pembobol). Boleh dibilang para craker ini sebenarnya adalah hacker yang memanfaatkan kemampuannya untuk hal-hal yang negatif.

Aktifitas cracking di internet memiliki lingkup yang sangat luas, mulai dari pembajakan account milik orang lain, pembajakan situs web, probing, menyebarkan virus hingga pelumpuhan target sasaran. Tindakan yang terakhir disebut ini dikenal sebagai DoS (Denial of Services). Dibandingkan modus lain, DoS termasuk yang paling berbahaya karena tidak hanya sekedar melakukan pencurian maupun perusakan terhadap data pada sistem milik orang lain, tetapi juga merusak dan melumpuhkan sebuah sistem.

Salah satu aktifitas cracking yang paling dikenal adalah pembajakan sebuah situs web dan kemudian mengganti tampilan halaman mukanya. Tindakan ini biasa dikenal dengan istilah deface. Motif tindakan ini bermacam-macam, mulai dari sekedar iseng menguji "kesaktian" ilmu yang dimiliki, persaingan bisnis, hingga motif politik. Kadang-kadang, ada juga cracker yang melakukan hal ini semata-mata untuk menunjukkan kelemahan suatu sistem kepada administrator yang mengelolanya.

Aktifitas destruktif lain yang bisa dikatagorikan sebagai cybercrime adalah penyebaran virus (worm) melalui internet. Kita tentu masih ingat dengan kasus virus Melissa atau I Love You yang cukup mengganggu pengguna email bebereapa tahun lalu. Umumnya tidakan ini bermotifkan iseng. Ada kemungkinan pelaku memiliki bakat "psikopat" yang memiliki kebanggaan apabila berhasil melakukan tindakan yang membuat banyak orang merasa terganggu atyau tidak aman.

Cybercrime atau Bukan?
Tidak semua cybercrime dapat langsung dikatagorikan sebagai kejahatan dalam artian yang sesungguhnya. Ada pula jenis kejahatan yang masuk dalam "wilayah abu-abu". Salah satunya adalah probing atau portscanning. Ini adalah sebutan untuk semacam tindakan pengintaian terhadap sistem milik orang lain dengan mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya dari sistem yang diintai, termasuk sistem operasi yang digunakan, port-port yang ada, baik yang terbuka maupun tertutup, dan sebagainya. Kalau dianalogikan, kegiatan ini mirip dengan maling yang melakukan survey terlebih dahulu terhadap sasaran yang dituju. Di titik ini pelakunya tidak melakukan tindakan apapun terhadap sistem yang diintainya, namun data yang ia dapatkan akan sangat bermanfaat untuk melakukan aksi sesungguhnya yang mungkin destruktif.

Juga termasuk kedalam "wilayah abu-abu" ini adalah kejahatan yang berhubungan dengan nama domain di internet. Banyak orang yang melakukan semacam kegiatan "percaloan" pada nama domain dengan membeli domain yang mirip dengan merek dagang atau nama perusahaan tertentu dan kemudian menjualnya dengan harga tinggi kepada pemilik merk atau perusahaan yang bersangkutan. Kegiatan ini diistilahkan sebagai cybersquatting. kegiatan lain yang hampir mirip dikenal sebagai typosquatting, yaitu membuat nama domain "pelesetan" dari domain yang sudah populer. Para pelaku typosquatting berharap dapat mengeduk keuntungan dari pengunjung yang tersasar ke situsnya karena salah mengetik nama domain yang dituju pada browsernya.

Selain tindak kejahatan yang membutuhkan kemampuan teknis yang memadai, ada juga kejahatan yang menggunakan internet hanya sebagai sarana. Tindak kejahatan semacam ini tidak layak digolongkan sebagai cybercrime, melainkan murni kriminal. Contoh kejahatan semacam ini adalah carding, yaitu pencurian nomor kartu kredit milik orang lain untuk digunakan dalam transaksi perdagangan di internet. Juga pemanfaatan media internet (webserver, mailing list) untuk menyebarkan material bajakan.

Pengiriman email anonim yang berisi promosi (spamming) juga dapat dimasukkan dalam contoh kejahatan yang menggunakan internet sebagai sarana. Di beberapa negara maju, para pelaku spamming (yang diistilahkan sebagai spammer) dapat dituntut dengan tuduhan pelanggaran privasi.

Jenis-jenis cybercrime maupun kejahatan yang menggunakan internet sebagai sarana ditengarai akan makin bertambah dari waktu ke waktu, tidak hanya dari segi jumlah maupun kualitas, tetapi juga modusnya. Di beberapa negara maju dimana internet sudah sangat memasyarakat, telah dikembangkan undang-undang khusus yang mengatur tentang cybercrime. UU tersebut, yang disebut sebagai Cyberlaw, biasanya memuat regulasi-regulasi yang harus dipatuhi oleh para pengguna internet di negara bersangkutan, lengkap dengan perangkat hukum dan sanksi bagi para pelanggarnya.

Di Indonesia khususnya, UU tentang Informasi dan Transaksi elektronik sudah mulai di tegakkan walaupun sempat menjadi perdebatan besar dari berbagai kalangan tetapi itulah sebuah proses. Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UUITE) mengatur berbagai perlindungan hukum atas kegiatan yang memanfaatkan internet sebagai medianya, baik transaksi maupun pemanfaatan informasinya. Pada UUITE ini juga diatur berbagai ancaman hukuman bagi kejahatan melalui internet. UUITE mengakomodir kebutuhan para pelaku bisnis di internet dan masyarakat pada umumnya guna mendapatkan kepastian hukum, dengan diakuinya bukti elektronik dan tanda tangan digital sebagai bukti yang sah di pengadilan.

Penyusunan materi UUITE tidak terlepas dari dua naskah akademis yang disusun oleh dua institusi pendidikan yakni Unpad dan UI. Tim Unpad ditunjuk oleh Departemen Komunikasi dan Informasi sedangkan Tim UI oleh Departemen Perindustrian dan Perdagangan. Pada penyusunannya, Tim Unpad bekerjasama dengan para pakar di ITB yang kemudian menamai naskah akademisnya dengan RUU Pemanfaatan Teknologi Informasi (RUU PTI). Sedangkan Tim UI menamai naskah akademisnya dengan RUU Transaksi Elektronik.

Kedua naskah akademis tersebut pada akhirnya digabung dan disesuaikan kembali oleh Tim yang dipimpin Prof. Ahmad M Ramli SH (atas nama pemerintah), sehingga namanya menjadi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana disahkan oleh DPR.
Sebagai bahan pembelajaran silahkan Download File PDF UU ITE di link ini UU No. 11 tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik
Sumber : Wikipedia UUITE

Namun demikian, tidak mudah untuk bisa menjerat secara hukum pelaku cybercrime. Tidak seperti internet yang tidak mengenal batasan negara, maka penerapan cyberlaw masih terkendala oleh batasan yurisdiksi. Padahal, seorang pelaku tidak perlu berada di wilayah hukum negara bersangkutan untuk melakukan aksinya.

Sebagai contoh, bagaimana cara untuk menuntut seorang hacker, katakanlah berkebangsaan Portugal, yang membobol sebuah situs Indonesia yang servernya ada di Amerika Serikat, sementara sang hacker sendiri melakukan aksinya dari Australia. Lantas, perangkat hukum negara mana yang harus digunakan untuk menjeratnya? Belum lagi adanya banyaknya "wilayah abu-abu" yang sulit dikatagorikan apakah sebagai kejahatan atau bukan, membuat Cyberlaw masih belum dapat diterapkan dengan efektifitas yang maksimal.
 
Support : Khiansantang | TipsTrikBlogger | Mas Template
Copyright © 2011. BALE-BALE PALUPUH - All Rights Reserved
Template Modify by Abahvsan
Proudly powered by Blogger