Home » » Apakah Perbedaan Virus, Worm, dan Trojan Horse?

Apakah Perbedaan Virus, Worm, dan Trojan Horse?

AbahVsan | 04.51 | 0 comments

Mungkin sebagian dari kita saat ini bingung dengan apa itu virus, worm, dan trojan horse. Apakah perbedaannya? Untuk tahu lebih lanjut, mari kita simak bersama-sama penjelasan berikut ini.
Apakah Perbedaan Virus, Worm, dan Trojan Horse?Virus, bekerja dengan menempel pada program atau file dan menginfeksinya. Layaknya virus biologis yang menyerang makhluk hidup, virus pada komputer pun dapat menyebar sambil menyerang semua file yang mampu untuk diserangnya. Virus sangat beraneka ragam, dari yang kecil yang hanya memunculkan efek-efek yang mengganggu sampai yang besar yang dapat merusak software bahkan hardware.
Sebagian besar virus hinggap pada executable files, yaitu file-file yang dapat dieksekusi, misalnya file yang berekstensi .exe sehingga virus bisa saja hinggap pada file-file tersebut tapi sama sekali tidak merusak apapun sampai kita sendiri mengeksekusi file tersebut sehingga kita sendirilah yang menjadi pelatuk bekerjanya suatu virus. Jadi serangan virus seringkali dapat dicegah dengan tidak mengeksekusi file yang telah terinfeksi.
Para pembuat virus sering menyebarkannya melalui internet misalnya dengan mengirim sebuah e-mail yang sudah diisi virus.
Worm, memang mirip dengan virus dan orang-orang pun menganggapnya sebagai turunan dari virus. Worm juga bisa menyebar dari komputer ke komputer tapi berbeda dengan virus, worm bisa menyebar sendiri tanpa campur tangan manusia. Worm memanfaatkan kemampuan transportasi file dan informasi pada sistem komputer sehingga dapat menyebar tanpa perlu bantuan manusia. Yang paling berbahaya dari worm adalah dia mempunyai kemampuan untuk menduplikasi dirinya sendiri sehingga biasanya worm menyebar tidak hanya satu saja tetapi bisa ratusan sampai ribuan duplikasinya tersebar secara sekaligus yang menghasilkan tingkat pengrusakan yang tinggi. Hal ini juga dapat berakibat buruk pada web server. Saat worm yang jumlahnya sangat banyak menyebar melalui internet, mereka juga mengonsumsi sangat banyak bandwidth sehingga dapat menyebabkan web server mengalami gangguan.
Trojan Horse, awalnya kelihatan sebagai software yang meyakinkan tapi ternyata memiliki potensi untuk dapat merusak komputer setelah terinstall di komputer kita. Trojan seringkali dapat menipu para korbannya karena kelihatannya seperti software yang sah dan juga kelihatannya diproduksi oleh developer yang terpercaya. Setelah trojan terinstall di komputer kita, efeknya akan bermacam-macam dari yang hanya membuat tampilan desktop kita menjadi aneh sampai yang dapat merusak file bahkan menghapus informasi sistem komputer kita. Trojan juga dapat menciptakan sebuah backdoor (pintu belakang) sebagai jalan masuk user lain sehingga memungkinkan mereka untuk dapat melihat dan mengutak-atik data-data penting di komputer kita. Tapi berbeda dengan virus dan worms, trojan tidak dapat menduplikasi dirinya sendiri.
Cara mencegahnya:
Pertama pastikan OS (Operating System) kita sudah up-to-date. Selanjutnya tentu saja, kita harus menginstall software anti-virus dan pastikan juga sudah terupdate dengan update yang terbaru, akan lebih baik bila selalu terupdate setiap harinya. Kita juga lebih baik melakukan full virus scan pada komputer kita secara berkala. Kemudian akan lebih baik lagi bila kita juga mengaktifkan firewall pada komputer kita sehingga komputer kita akan lebih aman dari segala serangan luar yang berusaha mendapatkan akses ke dalam komputer kita.
Semoga tulisan di atas bisa sedikit menambah wawasan para pembaca dan semoga komputer kita semua terlindung dari hal-hal di atas, karena pasti akan sangat merepotkan dan mengesalkan bila komputer kita menjadi berantakan gara-gara hal-hal tersebut :D
Share this article :

0 comments:

Poskan Komentar

Jangan Lupa Komentarnya Ya !

 
Support : Khiansantang | TipsTrikBlogger | Mas Template
Copyright © 2011. BALE-BALE PALUPUH - All Rights Reserved
Template Modify by Abahvsan
Proudly powered by Blogger